PERTEMUAN 2 KELAS A/SEMINAR MSDM/UNIVERSITAS NAROTAMA SURABAYA
Tugas Seminar SDM
1.
Apa yang dimaksud dengan manajemen sumber daya manusia?
2.
Apa saja ruang lingkup dari manajemen sumber daya manusia?
3.
Bagaimana kecenderungan dalam
manajemen sumber daya manusia?
4.
Bagaimana peranan dari manajemen sumber daya manusia?
5.
Apa saja tantangan yang dihadapi dalam MSDM !
Jawaban
1. Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani
berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktifitas organisasi atau
perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan.
2.
Ruang
lingkup dari manajemen sumber daya manusia di dalam suatu organisasi
dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa fungsi, yaitu :
1) Fungsi-fungsi pokok MSDM (Fungsi Manajemen) :
a) Fungsi Perencanaan
Melaksanakan tugas dalam perencanaan kebutuhan,
pengadaan, pengembangan dan pemeliharaan SDM.
b) Fungsi Pengorganisasian
Menyusun suatu organisasi dengan mendisain struktur dan hubungan
antara tugas-tugas yang
harus dikerjakan oleh tenaga kerja
dipersiapkan.
c) Fungsi Pengarahan
Menberikan dorongan untuk menciptakan kemauan kerja yang
dilaksanakan secara efektif dan efisien.
d) Fungsi Pengendalian
Melakukan pengukuran-pengukuran antara kegiatan
yang dilakukan antara kegiatan yang dilakukan dengan standard-standard yang telah ditetapkan khususnya di bidang tenaga kerja
2) Fungsi-fungsi Operasional Manajemen
Sumber Daya Manusia :
a) Pengadaan SDM
Dilakukan dengan tujuan untuk menentukan dan memenuhi
kebutuhan akan sumber daya manusia, baik secara kuantitatif maupun
kualitatif. Di dalamnya meliputi :
(1) Analisis pekerjaan → Penentuan kebutuhan tenaga kerja baik secara
kuantitatif maupun kualitatif.
(2) Penarikan / perekrutan calon tenaga kerja (recruitment) → Menarik sebanyak mungkin calon-calon tenaga kerja yang memenuhi pernyaratan yang dibutuhkan dari sumber-sumber tenaga kerja yang
tersedia.
(3) Seleksi tenaga kerja (selection) → Merupakan
proses pemilihan
tenaga kerja dari sejumlah calon tenaga kerja yang dikumpulkan
melalui proses recruitment.
(4) Penempatan (placement) → Penempatan tenaga kerja yang terpilih
pada jabatan yang ditentukan.
(5) Pembekalan
(orientation) → dilakukan untuk memberikan
pemahaman kepada tenaga kerja terpilih tentang deskripsi
jabatan, kondisi kerja, dan peraturan organisasi.
b) Pengembangan (Development)
Bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan
SDM
yang telah dimiliki, sehingga tidak akan tertinggal oleh
perkembangan organisasi serta ilmu pengetahuan dan teknologi.
(1) Pelatihan dan Pengembangan (Training and Development) → meningkatkan dan
mengembangkan kemampuan SDM
yang
telah
dimiliki, sehingga tidak akan tertinggal
oleh perkembangan
organisasi serta ilmu pengetahuan dan teknologi.
(2) Pengembangan Karir (Career
Development) →
Tenaga kerja yang
bekerja pada organisasi atau perusahaan harus menguasai
pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya. Untuk itu diperlukan suatu pembekalan agar tenaga kerja yang ada dapat lebih menguasai dan ahli di bidangnya masing-masing serta meningkatkan kinerja yang ada.
c) Pemeliharaan (maintenance)
Bertujuan untuk memelihara keutuhan sumber daya manusia yang dimiliki. Wujudnya berupa rasa betah dan mempunyai kemauan untuk bekerja dengan sebaik-baiknya pada organisasi.
(1) Promosi & pemindahan → Sebuah proses dimana seseorang dapat
memiliki kesempatan untuk menduduki jabatan diatasnya Model
perekrutan internal.
(2) Penilaian
Prestasi Kerja → sebuah penilaian
kinerja sebuah karyawan atas berhasil
atau tidaknya tujuan organisasi
yang sudah ditetapkan.
(3) Kompensasi Jabatan (job compensation) → Usaha pemberian balas
jasa atas prestasi yang telah diberikan oleh tenaga kerja.
(4) Kepuasan kerja / Integrasi
(integration) → Menciptakan kondisi integrsi atau persamaan kepentingan antar tenaga kerja dengan
organisasi yang menyangkut
masalah motivasi, kepemimpinan, komunikasi, konflik dan konselling.
(5) Hubungan Perburuhan / berserikat
(Labour
Relation) → Pembahasan masalah perjanjian kerja perjanjian perburuhan,kesempatan kerja bersama, sampai
penyelasaian perselisihan perburuhan
(6) Pemisahan / Pemutusan
Hubungan
kerja
(Separation) → Menyangkut masalah pemutusan hubungan kerja.
Jadi lingkup MSDM mencakup kegiatan-kegiatan seperti yang terurai di atas. Keterlibatan pekerja dalam kegiatan-kegiatan seperti itu dirasakan sangat penting. Oleh karena itu para manajer harus berusaha mengintegrasikan kepentingan dari para pekerja dengan kepentingan dari
para pekerja secara keseluruhan.
3. Manajemen
sumber daya manusia terus berkembang sejalan dengan kemajuan dan tantangan
jamannya. Suatu perkembangan yang patut diperhatikan dalam manajemen sumber
daya manusia ini adalah ditemukannya kecenderungan-kecenderungan baru yang akan
berdampak sangat positif terhadap perkembangan dan efektivitas organisasi, baik
publik maupun private, baik
kecil maupun besar.
Kecenderungan (trend)
antara lain, sebagai berikut:
Ø Meningkatnya bobot fungsi sumber daya manusia (increasing importance of the Human resource
Function)
Ø Perubahan ke arah pengawasan dan kebijaksanaan yang tersentralisasi, dan
pelaksanaan-pelaksanaan yang terdesentralisasi
(A move toward centralized policy and
control, and decentralized operations)
Ø Pengembangan manajemen yang meningkat (increased management development).
Ø Peningkatan otomatisasi
dan pengambangan sistem informasi sumber daya manusia (Increased utomation and Human Resource Information System,HRIS),
Ø Integrasi program sumber daya manusia (Human resource program integration)
Ø Perubahan ke arah sistem merit dan akuntabilitas (Move to merit and accountability),
Ø Peningkatan perhatian terhadap sikap-sikap dari para
pekerja (Increased concern for
employee attitudes)\
Ø Peningkatan perhatian terhadap budaya dan nilai-nilai
organisasi (Increased concern for
organizational culture and values)
Ø Peningkatan dan perluasan program-program perbaikan produktivitas (increased and broadened productivity improvement programs)
4. Dalam
hubungannya dengan para manajer dan untuk melaksanakan fungsi-fungsinya, manajemen
sumber daya manusia memiliki peran yang diharapkan dapat membantu para manajer
untuk mencapai tujuan perusahaan.
Peranan manajemen sumber daya manusia , yaitu terdiri
dari :
a) Advisory/Counseling Role
Dalam peran
ini, manajemen sumber daya manusia berperan sebagai konsultan internal yang
bertugas mengumpulkan informasi, menentukan pennasalahan, menentukan solusi
atas masalah tersebut, dan memberikan bantuan serta panduan dalam memecahkan
permasalahan sumber daya manusia yang dihadapi oleh perusahaan. Peran manajemen
sumber daya manusia ini tampak dalam tanggung jawabnya mengenai staffing, performance evaluation,
program pelatihan, dan pemutusan hubungan kerja. Dalam hal ini, manajemen sumber daya manusia
menyediakan masukan yang membantu para manajer untuk mengambil keputusan.
b) Service Role
Dalam peran
ini manajemen sumber daya manusia melakukan aktivitas yang memberikan pelayanan
secara langung kepada pihak manajer. Penarikan, pelatihan orientasi, melakukan pencatatan, dan
melaporkan pekerjaan merupakan contoh peranan ini.
c) Control Role
Dalam melaksanakan
peran ini, manajemen sumber daya manusia bertugas untuk mengendalikan fungsi
manajemen sumber daya manusia dalam perusahaan. Manajemen sumber daya manusia
mengeluarkan kebijakan dan mengendalikan sumber daya manusia melalui kebijakan
tersebut, sehingga manajemen sumber daya manusia berperan sebagai wakil pihak top management perusahaan. Dengan
adanya berbagai peraturan, peran ini semakin penting dalam mengatur masalah
keselamatan kerja, kesempatan kerja yang sama, hubungan tenaga kerja, dan kompensasi
5. Tantangan- tantangan seorang manajer SDM :
a.
Tantangan eksternal
·
Perubahan Lingkungan Bisnis yang
cepat
Untuk keperluan tersebut perusahaan dalam menghadapi perubahan lingkungan/iklim bisnis yang cepat, perlu menetapkan kebijaksanaan SDM sebagai berikut:
a) Menghindari pengaruh negatif berupa perasaan tidak puas pada kondisi
yang telah dicapai perusahaan.
b) Dalam menghadapi perubahan yang mengharuskan penambahan
pembiayaan (cost), perusahaan harus
berusaha mengatasinya, agar dapat mempertahankan pasar / keuntungan yang sudah diraih.
c) Memberikan imbalan
yang
cukup
tinggi pada
pekerja
yang
mampu melakukan improvisasi yang kreatif.
·
Globalisasi
Dari sudut MSDM berarti
mengharuskan dilakukannya usaha
mengantisipasi sebagai berikut :
a) Perusahaan harus berusaha memiliki
SDM yang mampu mengatasi pengaruh perkembangan bisnis / ekonomi internasional seperti resesi, penurunan/ kenaikan nilai uang.
b) Perusahaan harus berusaha memiliki SDM dengan kemampuan ikut serta dalam bisnis global/internasional dan perdagangan bebas.
·
Peraturan Pemerintah
Setiap perusahaan harus memiliki SDM yang mampu membuat keputusan dan kebijaksanaan dan bahkan melakukan operasional bisnis, sesuai dengan peraturan perundang-undangan dari pemerintah. Untuk itu diperlukan SDM yang memiliki kemampuan mengarahkan agar perusahaan terhindar dari situasi konflik, keresahan/ kegelisahan, komplen, dan lain-lain khususnya dari para pekerja dengan atau tanpa keikutsertaan serikat pekerja.
·
Perkembangan pekerjaan
dan
peranan keluarga
Semakin banyak pasangan suami isteri yang bekerja, sehingga sering terjadi kesulitan untuk bertanggung jawab secara optimal, karena sebagian waktunya digunakan untuk melaksanakan tanggung jawabnya di lingkungan keluarga masing-masing.
·
Kekurangan Tenaga Kerja yang Terampil
Tenaga kerja terampil
semakin banyak diperlukan, baik untuk
melaksanakan pekerjaan teknis, maupun untuk pekerjaan manajerial
dan pelayanan, yang tidak mudah
mendapatkan yang
kompetitif di antara yang
tersedia di pasar tenaga kerja.
b. Tantangan Internal
·
Posisi Organisasi dalam Bisnis yang
Kompetitif
Untuk mewujudkan organisasi / perusahaan yang kompetitif , diperlukan berbagai kegiatan MSDM yang dapat meningkatkan kemampuan SDM. Usaha itu dapat dilakukan dengan mendesain sistem pemberian ganjaran yang mampu memotivasi berlangsungnya kompetisi prestasi antar para pekerja
·
Fleksibelitas
Organisasi / perusahaan memerlukan pengembangan sistem desentralisasi yang mengutamakan pelimpahan wewenang dan tanggung jawab secara berjenjang. Fleksibilitas juga menyangkut penggunaan tenaga kerja, dengan mengurangi kecenderungan mengangkat pekerja reguler (pekerja tetap). Pengangkatan sebaiknya lebih difokuskan pada penggunaan tenaga kerja temporer (tidak tetap)
·
Pengurangan Tenaga Kerja
Manajemen SDM suatu perusahaan sering dihadapkan dengan keharusan mengurangi secara besar-besaran tenaga kerja, karena berbagai sebab, seperti resessi, berkurangnya aktivitas bisnis, dan lain-lain, ini harus diatasi dengan cara memperbaiki struktur pekerja lini dari tingkat bawah, dengan mendesain kembali proses produksi
·
Tantangan Restrukturisasi
Tantangan restrukturisasi adalah usaha menyesuaikan struktur organisasi/perusahaan karena dilakukan perluasan atau penambahan dan sebaliknya juga pengurangan kegiatan bisnisnya.
·
Bisnis Kecil
Bisnis kecil seperti dikemukakan diatas yang terdiri dari banyak anak perusahaan, yang saling memiliki ketergantungan dalam produk berupa barang atau jasa yang dihasilkan sebagai perwujudan net work (jaringan kerja) dalam berbisnis, sebagai perusahaan besar / raksasa yang tersebar di banyak lokasi.
·
Budaya Organisasi
Budaya perusahaan akan mewarnai dan menghasilkan perilaku atau kegiatan berbisnis secara operasional, yang tanpa disadari akan menjadi kekuatan yang mampu atau tidak menjamin kelangsung eksistensi organisasi / perusahaan.
·
Teknologi
Tantangan teknologi tidak sekedar menyangkut pembiayaan (cost), karena bagi Manajemen SDM hubungannya terkait pada keharusan menyediakan tenaga kerja yang terampil mempergunakannya, baik dari luar maupun melalui pengembangan tenaga kerja di dalam organisasi / perusahaan. Pada giliran berikutnya tantangan teknologi berhubungan juga dengan pengembangan sikap dalam menerima perubahan cara bekerja.
·
Serikat Pekerja
Dengan kerjasama, perusahaan/organisasi
setidak-tidaknya harus berusaha agar serikat pekerja tidak menjadi penghambat proses produksi,
dengan tidak menempatkanya sebagai lawan.
Komentar
Posting Komentar